Home / Berita Umum / PN Majalengka Gelar Sidang Perdana Perkara INA

PN Majalengka Gelar Sidang Perdana Perkara INA

MAJALENGKA, – Pengadilan Negeri Majalengka menggelar sidang perdana perkara INA, Senin (16/12).

Agenda persidangan itu mendengarkan dakwaan penuntut umum Kejaksaan Negeri Majalengka. INA didampingi kuasa hukumnya, Kristiawanto.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa di persidangan, INA diduga melakukan tindak pidana pengeroyokan atau tindak pidana karena kealpaan sebagaimana dimaksud Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana Jo Pasal 360 Ayat (2) KHUPidana.

Kristiawanto mengatakan, berdasarkan dakwaan dimaksud, kliennya tidak pernah punya hutang kepada Panji sebagai saksi pelapor. Kliennya juga tidak pernah menondongkan senjata api kepada Panji sebagaimana pemberitaan.

“Yang terjadi adalah perebutan senpi oleh saudara Panji yang dilerai saksi saudara Handoyo. Sekali lagi bukan penodongan seperti yang muncul dalam dakwaan,” tegas Kristiawanto.

Dikatakan dia, bahwa yang dimaksud hutang oleh Panji adalah terkait dengan Andi Salim, bukan dengan INA.

“Jadi kedatangan saudara Panji dan rombongan yang berjumlah kurang lebih lima belas orang dari Bandung ke Majalengka sebenarnya mencari saudara Andi Salim, teman saudara INA, bukan ke klien kami,” kata Kristiawanto.

Ia menegaskan, kedatangan rombongan ke rumah INA di luar sepengetahuan, mengingat saat itu kliennya berada di Bandung, liburan bersama keluarga.

Selanjutnya, kliennya tersebut diberitahu melalui telepon oleh Andi Nur Mawan alias Pendoel dan orang yang berada di rumah terkait kedatangan Panji bersama Rombongan. Ternyata kedatangan dimaksud untuk mencari Andi Salim.

Kristiawanto menjelaskan, hingga saat ini, kliennya masih ditahan di Kejaksaan Negeri Majalengka. Terkait penangguhan penahanan yang menjadi hak kliennya berdasarkan Pasal 31 ayat (1) KUHAP tengah diupayakan.

“Sudah kami upayakan sejak proses penyidikan di Polres Majalengka hingga pelimpahan tahap dua di Kejaksaan Negeri Majalengka, tapi tidak dikabulkan. Meskipun demikian, penangguhan penahanan akan tetap kami ajukan melalui sidang di PN Majalengka. Itu adalah hak klien kami,” ujarnya.

Kristiawanto menyampaikan, proses hukum sedang berjalan. Pihaknya meminta kepada masyarakat dan media untuk tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Selain itu, tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah terhadap kliennya. (dan)

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Warga Cijati Laporkan Akun Medsos ke Polisi

MAJALENGKA, – Warga Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka bereaksi atas postingan ...

%d blogger menyukai ini: