Home / Berita Umum / 9 Kecamatan di Majalengka Mendapat 25 Persen Pengurangan Nilai PBB

9 Kecamatan di Majalengka Mendapat 25 Persen Pengurangan Nilai PBB

MAJALENGKA, – Pemberian insentif (pengurangan) dari beban tarif pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar 25 persen bagi masyarakat wajib pajak khususnya bagi 9 kecamatan di wilayah utara Majalengka didasari atas masukan-masukan dari masyarakat pada saat pasangan Bupati dan Wakil Bupati Majalengka, Karna-Tarsono melaksanakan kampanye sapa warga ketika Pilkada.

Begitu kuatnya masukan dari masyarakat mengenai kewajiban membayar PBB yang dinilai terlalu berat, berangkat dari aspirasi itu maka dituangkanlah dalam skala prioritas 100 hari kerja Bupati Majalengka dan Wakil Bupati Majalengka terpilih ini memberikan kebijakan insentif (pengurangan) PBB-P2.

Secara simbolis kegiatan di-launching bersamaan dengan penyerahan SPPT PBB P2 kepada wajib pajak serta penerapan aplikasi E-PBB Raharja Tahun 2019 di Graha Sindangkasih Majalengka ini turut dihadiri oleh Sekda, Ahmad Sodikin, Ketua DPRD Majalengka, Eddy Anas Djunaedi, Kepala BKAD Majalengka, Lalan Suherlan, Forkopimda, para camat dan Kades se-Kab. Majalengka, Senin (11/3/2019).

“Hari ini, saya dan wakil bupati serta ketua dewan merasa berbahagia. Kita bisa menurunkan ketentuan nilai PBB ini bukan berarti hanya sekedar menurunkan, tetapi mengangkat juga kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajibannya membayar pajak,” terang Bupati Majalengka, Karna Sobahi.

Menurut pandangannya, tarif yang terlalu tinggi menjadi penyebab macetnya PBB di masyarakat sehingga menjadi perhatiannya. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya penyesuaian regulasi PBB ini akan meningkatkan kesadaran bagi masyarakat untuk membayar PBB di tahun 2019 dan seterusnya.

“Saya mengajak kepada seluruh rakyat Kabupaten Majalengka ketika ada keinginan aspirasi dan aspirasi tersebut sudah dijawab oleh kami berdua dalam menjalankan pelayanan kepada rakyat tentu diharapkan PBB di Majalengka tidak lagi macet,” pintanya.

Diungkapkan Bupati Karna Sobahi, adanya penurunan dari tarif dengan penyesuaian tersebut diharapkan masukkannya akan lebih besar lagi, terutama tingkat kesadarannya masyarakat. Kebijakan ini merupakan langkah mengambil posisi bagaimana analisa melahirkan angka 25 persen dari pengurangan itu.

“Sembilan daerah yang mendapatkan pengurangan 25 persen itu adalah di wilayah Kecamatan Kadipaten, Kertajati, Jatitujuh, Ligung, Sumberjaya, Palasah, Jatiwangi, Kasokandel dan Dawuan,” sebutnya.

Sementara Kepala BKAD Kab. Majalengka, Lalan Suherlan menyampaikan, penerapan aplikasi E-PBB Raharja yang kini bisa diunduh melalui playstore android diharapkan masyarakat akan semakin mudah mengakses beberapa kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan PBB-P2 di Kab. Majalengka.

Kemudian di acara launching kegiatan ini dilakukannya pula penandatanganan MoU antara Pemda Majalengka dengan Kantor BPN Majalengka terkait dengan otoritas penerima SPPT P2 serta pemanfaatan data spasial peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). “Tujuan penandatanganan MoU ini sebagai payung hukum bagi pemerintah daerah dan Kantor Pertanahan Majalengka dalam rangka pemanfaatan data spasial untuk peningkatan PAD,” tutupnya. (hen)

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Jokowi-Maruf Amin Menang Pilpres 2019, Sejumlah Tokoh di Majalengka Ucapkan Selamat

MAJALENGKA, – Sejumlah tokoh di Kabupaten Majalengka, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya ...

%d blogger menyukai ini: