Home / Berita Terkini / AKP. Wafdan Mutaqien Santuni Anak Yatim dan Du’afa

AKP. Wafdan Mutaqien Santuni Anak Yatim dan Du’afa

AKP. M. Wafdan Mutaqien Saat Akan Memberikan Santunan Kepada Anak Yatim dan Du’afa

MAJALENGKA, – Dalam ajaran Islam, pemeliharaan dan pembinaan anak yatim tak terbatas pada hal-hal yang bersifat fisik, seperti harta, tetapi secara umum juga mencakup hal-hal yang bersifat psikis.

Dalam surah ad-Duha ayat 9, Allah SWT berfirman, ”Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.”

Bahkan dalam surah al-Maun Allah SWT berfirman, ”Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Maka itulah orang yang menghardik anak yatim.” (QS.107:1-2). Begitulah ajaran Islam memuliakan dan mengistimewakan anak-anak yatim.
Pemahaman tersebut sangat diaplikasikan oleh AKP. M.Wafdan Mutaqien yang saat ini menjabat Kasat Reskrim Polres Majalengka.  AKP. Wafdan merupakan sosok yang terkenal ramah dan santun, ia berjiwa penyayang, tekun beribadah, dan bertanggungjawab besar.

Baru-baru ini, bertempat di masjid Jami’us Solihin, masjid Jami Polres Majalengka, AKP. Wafdan memberikan santunan kepada anak yatim dan du’afa sebanyak 70 orang, Rabu, (2/10/19).

Dengan kerendahan hati, AKP. Wafdan berharap, hal itu dapat menjadi bekal di dunia dan di akhirat. Ia menginginkan anak yatim dan du’afa turut mendo’akan dirinya dan keluarganya, terlebih saat ini AKP. Wafdan tengah menanti kelahiran anak ke tiganya, agar diselamatkan yang melahirkan dan juga bayi yang akan dilahirkannya, serta menjadi anak yang solih dan solihah.

Dan saat bertugas dimanapun selalu dapat perlindungan dari Allah SWT.
“Alhamdulillah saat ini saya dapat berbagi kembali dengan mereka,  saya harapkan hal ini menjadi wasilah untuk kebaikan saya dan keluarga,” ungkap AKP. Wafdan.

Sementara Ketua DKM Masjid Jamius Solihin Polres Majalengka,  AIPDA Baban Kurbandi mengatakan, hal tersebut sering AKP. Wafdan lakukan terlebih ketika ia mendapat kelonggaran rizki dari yang maha kuasa.
AIPDA Baban berharap, santunan itu, agar dimanfaatkan para penerima, dan tak lupa turut mendo’akan kepada si pemberi santunan.

“Tentunya hal ini sering dilakukan oleh AKP. Wafdan, ia berpribadi sangat baik dan perhatian pada anak yatim dan du’afa. Dan hal ini dilakukan bukan saja oleh AKP. Wafdan melainkan anggota polisi yang lainnya pun melakukan hal yang sama. Semoga hal ini menjadi berkah khusus pada si pemberi sodakoh, dan Allah SWT mengabulkan hajatnya,”  ungkap AIPDA Baban.

Amalan yang baik dinamakan amal shalih karena dengan sebab amal shalih keadaan urusan dunia dan akhirat seorang hamba Allah akan menjadi baik dan akan hilang seluruh  keadaan- keadaannya yang rusak. Dengan amalan yang baik tersebut seseorang akan termasuk golongan orang yang shalih.(dan).

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bekraf Festival, Majalengka Termasuk Kategori KaTa Kreatif di Tahun 2019

SURAKARTA – Kabupaten Majalengka, termasuk pada Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif tahun 2019, merupakan ...

%d blogger menyukai ini: