Home / Fokus Majalengka / Bupati Ambil Langkah Tegas Bagi Pejabat yang Mangkir PBB

Bupati Ambil Langkah Tegas Bagi Pejabat yang Mangkir PBB

MAJALENGKA, – Tingkat kerumitan dan kompleksitas masalah wajib pajak PBB menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dalam pengelolaan pencapaian target tiap tahunnya.

Bentuk perhatian khusus terhadap masalah di atas, Bupati dan Wakil Bupati Majalengka memonitor kinerja pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) untuk mengetahui sejauh mana pencapaian serta ragam kendala tiap-tiap desa yang berada di 26 kecamatan.

Seperti di wilayah Kertajati, terungkapnya aspirasi yang muncul dari para kepala desa yang tahu persis kondisi terjadi di lapangan terkait kompleksitas  kepemilikan tanah di Kertajati antara lain diakibatkan adanya jual beli tanah.

“Pemilik yang sudah menjual tanahnya itu beranggapan tidak wajib membayar PBB. Namun status tanah tersebut masih atas nama pemilik pertama dikarenakan belum pindah nama,” ungkap Bupati Majalengka, DR. H. Karna Sobahi, M.MPd, Senin (16/9/2019).

Kemudian lanjut bupati, pihak pembeli maupun masyarakat yang menjual tanahnya itu tidak melakukan pemberitahuan kepada pihak desa, sehingga data status kepemilikan tanah masih tertera data yang terdahulu. Termasuk pihak desa pun tidak mengetahui alamat tempat tinggal dari pemilik tanah yang baru.

Menanggapi masalah adanya laporan sejumlah pejabat yang memiliki tanah di daerah Kertajati namun mangkir membayar kewajiban pajak, bupati bersikap tegas akan mengambil langkah.

“Saya akan hadapi itu, siapa pun pejabatnya yang beli tanah di Kertajati tapi tidak membayar PBB. Itu kan sama saja memberi contoh tidak baik kepada rakyat. Tanah ingin banyak-banyak tapi tidak mau membayar pajak,” tegas Bupati Karna Sobahi.

Bupati menilai, secara kinerja para kepala desa sudah maksimal namun masih menemui kendala hal seperti hal di atas.

Kegiatan monitoring yang dilakukannya itu bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para kepala desa agar terus berjuang karena persoalannya tidak hanya pada pencapaian target PBB, tetapi memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kewajiban sebagai warga negara bayar pajak PBB.

“Mudah-mudahan dengan langkah solusi ini bisa mengurangi dari hari ke hari beban PBB di wilayah Kecamatan Kertajati yang saat ini baru tercatat pencapaian 33,99 persen,” ungkapnya. (hen)

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Bupati Karna Sobahi Dorong Pengembangan Wisata Alam Cibaringkeng dan Sanghyang Dora sebagai “Raja Ampat”nya Majalengka

MAJALENGKA, – Bupati Majalengka, DR. H. Karna Sobahi, M.M.Pd, mendorong berkembangnya pariwisata ...

%d blogger menyukai ini: