Home / Berita Umum / Bupati Majalengka Lepas Tim Gerak Cepat Penanganan COVID-19

Bupati Majalengka Lepas Tim Gerak Cepat Penanganan COVID-19

MAJALENGKA, – Upaya cepat dalam pencegahan dan penanganan penyebaran virus COVID-19, Pemerintah Kabupaten Majalengka melalui Dinas Kesehatan Kab. Majalengka membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) penanganan COVID-19 dengan beranggotakan 30 orang. Tim ini Penanganan Gerak Cepat dilepas langsung oleh bupati, bertempat di Pendopo, Selasa (24/03/2020).

Bupati Kab. Majalengka, DR. H. Karna Sobahi, M.M.Pd mengatakan, sejak ditetapkannya masa darurat Nasional Covid-19 terhitung dari mulai 15 s/d 24 Maret saat ini, perjalanan masa darurat Covid-19 di Indonesia sudah masuk hari ke 9.

Langkah yang telah ditempuh khususnya di Majalengka setelah masa darurat ditetapkan adalah membentuk Krisis Center. Krisis Center menentukan langkah-langkah apa saja yang harus ditempuh dan kemudian berkembanglah kepada dibentuknya Tim Gugus Nasional pada level Provinsi Jawa Barat hingga turun ke tingkat kabupaten, terangnya.

Kemudian, lanjut bupati, tim gugus tugas di kabupaten inilah yang disebut dengan Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kab. Majalengka (Pikom) yang setiap harinya melakukan kajian-kajian terhadap perkembangan dinamika yang menyangkut wabah Covid-19 di wilayah Kab. Majalengka.

“Kondisi eksisting di Kabupaten Majalengka yang ada saat ini dari data awal, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 321 orang yang di dalamnya termasuk 178 orang asing yang tersebar di beberapa pabrik dengan keberadaannya tetap kita pantau. Di samping itu adapun orang yang baru datang karena habis kontrak TKW dan TKI-nya atau datang dari Kabupaten yang sangat luar biasa potensi penyebaran Covid-19 nya,” ungkap Karna Sobahi.

Setelah keluar hasil kajian dari Pikom bersama Dinas Kesehatan dan sudah habis masa pemantauannya selama 14 hari, maka dari 321 ODP keluarlah 48 ODP.  “Ke-48 orang ini yang sedang intensif kita pantau,” ujar bupati.

Sementara itu, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang ada di Majalengka sekarang berjumlah 3 orang yang sudah definitif. “Pasien yang positif dan juga meninggal dunia di Majalengka belum ada, kita bersama-sama berdoa mudah-mudahan tidak ada. Saya ingin menjaga stabilitas Majalengka karena ini menyangkut integritas kita semua,” ucapnya.

“Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah yang sudah ditempuh oleh Dinas Kesehatan khususnya dengan menggunakan akselerasi program Puskesmas Nganjang ka Imah sebagai upaya dalam memberikan pencegahan penularan virus Covid-19 serta memberikan perlindungan kepada masyarakat di Kab. Majalengka,” tandasnya.

Pelepasan TGC ini dihadiri pula Wakil Bupati Majalengka, Sekda, para Staf Ahli, Asisten Daerah, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Majalengka beserta jajarannya, Kepala Dinas Kominfo beserta para Kepala OPD lainnya, Dirut RSUD Cideres dan Majalengka para Kepala Puskesmas se-Kab. Majalengka. (hen)

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Penyeprotan Disinfektan Secara Massal, Tekan Risiko Penyebaran Covid-19

MAJALENGKA, – Untuk menekan tingkat risiko penyebaran Virus Corona, sterilisasi di sepanjang ...

%d blogger menyukai ini: