Home / Berita Umum / Damkar Dikaji Bupati Agar Berdiri Mandiri

Damkar Dikaji Bupati Agar Berdiri Mandiri

 

Bupati Kab. Majalengka dan unsur Forkopimda foto bersama sesuai mengikuti Upacara Peringatan HUT ke-69 Pol PP, Satlinmas ke-57 dan Damkar ke-100 di lapangan alun alun Majalengka. (Foto: SKN/hen)

MAJALENGKA, – Bupati Kabupaten Majalengka, DR. H. Karna Sobahi, M.M.Pd menyatakan, Pemerintah Daerah Majalengka akan mengikuti acuan kebijakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pemadam Kebakaran (Damkar) harus berdiri mandiri tidak berada di dalam tubuh dinas lain.

“Ini kan kebijakan Menteri Dalam Negeri yang harus kita ikuti. Oleh karena itu dalam evaluasi struktur OPD akan dilakukan sesuai intruksi tersebut,” kata Bupati Karna Sobahi, (1/4/2019).

Berdasarkan kutipan sambutan Mendagri yang dikumandangkan dalam upacara peringatan HUT ke-69 Satpol PP, Satlinmas ke-57 dan Damkar ke-100, bupati mengemukakan bahwa kelembagaan Damkar sebagaimana hanya penyelenggara urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar lainnya harus berdiri sendiri sebagai sebuah dinas. Terlebih, tugas dan tanggung jawab Damkar dalam melayani dan melindungi masyarakat hanya akan maksimal bila dilaksanakan oleh dinas yang mandiri di daerah.

Begitu pun dengan penyelenggaraan urusan wajib lainnya berpedoman pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi salah satu acuan indikator kinerja pemerintah daerah, dan capaian SPM Damkar menjadi salah satu indikator penilaian kinerja kepala daerah yang disampaikan kepada pemerintah pusat dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), urainya.

“Sekarang ada Kasie dan Kabid yang tidak nyambung dengan di pusat. Seperti contohnya di kita ada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, sedangkan di pusat ada dua induk kementerian, jadi idealnya Disnakerin itu terpisah,” tuturnya.

Kemudian hal serupa juga dialami oleh Bidang Perpustakaan yang saat ini berada di bawah naungan Dinas Kearsipan, bupati menilai harus lebih diintensipkan dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat dan menciptakan masyarakat belajar learning society.

Bupati Kab. Majalengka, DR. H. Karna Sobahi., M.M.Pd

Merujuk ketentuan di atas, saat ini hal itu sedang dikaji oleh bidang organisasi Pemkab. Majalengka, kemudian bupati pun sekaligus melakukan evaluasi terhadap dinas-dinas lainnya yang dinilainnya harus kembali dipetakan demi perbaikan ke depan lebih baik.

“Bukan berarti kita tidak menggunakan yang dulu, selama itu relevan perbaikannya saya selalu mempersilahkan,” tandasnya. (hen)

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat, Bangun Silahturahmi di Setiap Momen

MAJALENGKA, – Tak sejengkalpun kesempatan yang ada tidak digunakan oleh para Satgas ...

%d blogger menyukai ini: