Home / Berita Umum / Forum MDTA Desak Pemkab Majalengka Keluarkan SE Wajib Sekolah MDTA

Forum MDTA Desak Pemkab Majalengka Keluarkan SE Wajib Sekolah MDTA

MAJALENGKA, – Pemkab Majalengka dinilai kurang memperhatikan Pendidikan Madrasah Diniyah Takmikiyah Awwaliyah (MDTA). Padahal keberadaannya telah memberikan kontribusi positif terutama di bidang keagamaan.

Penegasan itu disampaikan Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmilaiyah Awwaliyah (MDTA) Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka, Ustad Dede Taufiqurohman saat menyelenggarakan kegiatan tahun baru Islam, 1 Muharram 1441 H, di Desa Padaherang, Kecamatan Sindangwangi.

Kegiatan ini diikuti santri dan guru MDTA se-Kecamatan Sindangwangi. Dihadiri para unsur muspika, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Acara tersebut diwarnai dengan kegiatan karnaval, pentas seni, tausyiah, dan acara lainnya.

Kegiatan tersebut bertujuan sebagai wahana silaturahmi antar guru, santri MDTA bersama masyarakat. Sekaligus, mengenalkan simbol-simbol keislaman kepada santri, masyarakat serta menunjukan eksistensi MDTA.

“Harapan kami dengan kegiatan ini, MDTA sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang lahir dari masyarakat, pemerintah memberikan perhatian dan mengeluarkan kebijakan akan pentingnya belajar di MDTA,” katanya. Minggu, (1/9/2019).

Kegiatan ini digelar, berharap dapat menjalin kerjasama yang baik antar lembaga pendidikan dan perhatian pemerintah dengan segera menerbitkan surat edaran wajib belajar di MDTA.

“Berbicara masalah MDTA sebenarnya tidak tak ada hentinya. Karena MDTA-lah, yang masih tetap eksis di antara lembaga pendidikan keagamaan non formal saat ini,” ungkapnya.

Masih ungkapannya, MDTA merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berupaya menyelamatkan akhlak Bangsa Indonesia di tengah gempuran kemajuan zaman. Tetapi sayang, perhatian dari masyarakat dan pemerintah masih sangat minim.

“Saya melihat masih banyak anak usia SD, yang tidak mau belajar di MD, padahal pendidikan agama di SD sangat minim,” tambahnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, MD juga kurang tersentuh dengan kebijakan pemerintah daerah, terlebih bantuan operasional sekolah.

“Saya harapakan setelah adanya program magrib mengaji, Pemkab Majalengka mengelurkan surat edaran program MDTA. Program ini akan lebih mudah direalisasikan mengingat MDTA itu sudah ada wadahnya, forumnya dan terorganisir. Tinggal pemerintah menekan tombol mengeluarkan surat edaran wajib sekolah MD, maka segenap lapisan masyarakat akan merealisasikan,” tegasnya. (dan).

 

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Desa Kawunggirang Tangguh Lawan Covid 19, Panen Raya Padi dan Budidaya Ikan di Saung Pakuwon

MAJALENGKA, -Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengapresiasi penuh aneka sayuran yang ...

%d blogger menyukai ini: