Home / Sosial / Hindari Kerumunan, Begini Strategi Pelaksanaan Qurban di Desa Cikeusik

Hindari Kerumunan, Begini Strategi Pelaksanaan Qurban di Desa Cikeusik

MAJALENGKA, – Panitia Qurban Hari Raya Idul Adha 1441 H, Dewan Kemakmuran Masjid Jami Al Barkah Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, laksanakan penyembelihan hewan qurban.

Tahun ini, secara keseluruhan hewan qurban yang terkumpul di panitia qurban Desa Cikeusik sebanyak 34 ekor kambing yang berasal dari Blok Desa 21 ekor dan blok Tonggoh 13 ekor. Seperti tahun-tahun sebelumnya, hewan qurban yang diberikan penyumbang kepada panitia ini kemudian dikumpulkan di desa dan dikelola lalu dibagikan kepada masyarakat.

Kepala Desa Cikeusik, Jaenudin mengatakan, pelaksanaan penyembelihan yang dilakukan pihak panitia hanya sebanyak 14 ekor kambing. Selebihnya disembelih oleh pemberi hewan qurban di tiap bloknya masing-masing. Hal ini dilakukan agar tidak terpusat pada salah satu tempat, sehingga meminimalisir terjadinya tingkat kerumunan serta menghindari risiko penularan Covid-19.

“Saya ucapkan terima kasih pada panitia yang telah bersama-sama mengerjakan tugas tersebut sehingga dalam pelaksanaannya berjalan lancar dan tuntas,” ucap Kades Jaenudin.

Tak lupa, ia pun sangat berterima kasih pada pengurus DKM yang telah mengerjakan dan membagikan pada masyarakatnya.

Di waktu yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Qurban Desa Cikeusik, Dede Ridwanullah, S.Th.I, mengatakan, terlaksananya kegiatan tersebut berkat kerjasama dan gotong royong dari semua pihak.

Ia pun mengimbau kepada panitia setempat di tiap-tiap blok yang melakukan pemotongan hewan qurban, supaya dalam pembagiannya memprioritaskan terlebih dahulu kaum fakir miskin. Selain merata, daging qurban diantarkan panitia ke rumah-rumah warga agar lebih tertib dan menghindari terjadinya kerumunan.

“Ini merupakan amanat dari penyumbang qurban, pembagian tersebut harus benar-benar merata. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak kebagian,” ungkapnya.

Senada yang diungkapkan ketua panitia. Wakil Panitia, Oman Sukrioman, A.Ma pun menyatakan, sesuai tugasnya, panitia dalam melaksanakan pembagian daging hewan qurban senantiasa dilakukan dengan tertib sehingga dapat berjalan dengan lancar.

“Kami akan semaksimal mungkin mengerjakannya dengan merata,” ujar Oman.

Sementara Penanggung Jawab Pelaksana Qurban Desa Cikeusik, Arif Pirmansyah, SE mengatakan, golongan yang berhak menerima daging qurban ialah orang-orang fakir dan miskin. Dagingnya pun dibagikan dalam keadaan segar.

Meskipun begitu, daging qurban juga boleh dibagikan kepada mereka yang mampu. Hal itu tentunya dilakukan sesuai dengan persyaratan dan hasil dari sebagian pendapat ulama.

“Ada tiga golongan yang berhak menerima daging qurban, yaitu sepertiga untuk orang miskin, sepertiga untuk orang mampu, dan sepertiga lagi bagi orang yang berkurban. Insya Allah saya terus memantau dalam pelaksanaan ini. Terima kasih pada para sohibul qurban dan panitia. Sehingga tugas ini dapat dilaksanakan dengan tertib dan aman,” tandasnya. (hen)

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Cegah Covid 19, Majalengka Luncurkan Desa Tangguh Raharja

MAJALENGKA, – Bupati Majalengka, H. Karna Sobahi me-launching Desa Tangguh Raharja guna cegah ...

%d blogger menyukai ini: