Home / Fokus Majalengka / LSM Penjara Indonesia Sambangi Fitra Hotel Karena Dinilai Tak Miliki Perijinan Lengkap

LSM Penjara Indonesia Sambangi Fitra Hotel Karena Dinilai Tak Miliki Perijinan Lengkap

MAJALENGKA, – LSM Penjara Indonesia menyambangi Fitra Hotel Majalengka, sebagai tindak lanjut audiensi dengan pihak manajemen beberapa waktu lalu, yang menyampaikan keluhan warga sekitar berdirinya Fitra Hotel Majalengka tentang sumur artesis sangat mengganggu sumber mata air. Selain masalah isu lingkungan, massa LSM itu juga mempertanyakan kelengkapan dokumen perijinan hotel.

“Kami pertanyakan dokumen perijinan yang lengkap yang tidak bisa dibuktikan pihak manajemen Fitra Hotel,” seru Ketua DPC Majalengka LSM Penjara Indonesia Suharya, dan jajaran Pengurus LSM Penjara Indonesia Majalengka, ketika berorasi di depan  Fitra Hotel Majalengka, di Jalan KH Abdul Halim Majalengka No.88 Majalengka, Rabu (21/8).

Menurut Suharya, pihaknya mempertanyakan juga masalah perijinan dan penggunaan Sumur Artesis, Pengelolaan Limbah B3, Perijinan Lahan Parkir, pengelolaan CSR (Corvoret Sosial Responsibility) di mana Perusahaan Wajib Peduli terhadap lingkungan sebesar 5% dari keuntungan yang diperoleh perusahaan. Selain mendatangi Fitra Hotel, pihaknya menyambangi juga ke Kantor  Biro Pusat Statistik Majalengka soal perlunya pemutakhiran data, dan penyerahan data temuan dan masukan kepada Bupati Majalengka yang diwakili Sekda Majalengka, demi kemajuan Kabupaten Majalengka ke depan.

Serupa ditambahkan Ketua DPD LSM Penjara Indonesia Jawa Barat DB Setia Budi. Dia menyebut masyarakat sekitar hotel merasa terkena dampak. Selain itu, pihaknya mempertanyakan keberadaan TPSB3 (tempat penyimpanan sampah bahan dan berbahaya) yang disinyalir sudah ada kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), namun belum ada dokumennya.

Ketua DPC Majalengka LSM Penjara Indonesia, Suharya.

Sementara itu, Leo Agusuwadien selaku General Manager Fitra Hotel, melalui Marketing Komunikasi Deni Suwandi berjanji akan segera menindaklanjuti masukan LSM dan segera berkonsultasi dengan pihak pusat. Deni menyebut pihaknya sudah mengantongi perijinan, namun saat ini belum bisa ditunjukkan, sehubungan hal itu kewenangan pusat.

Dalam aksi unjuk rasa itu, Kapolsek Majalengka Kota Polres Majalengka AKP Kustadi,SH memimpin langsung pengamanan aksi unjuk rasa dari LSM Penjara Indonesia DPC Kabupaten Majalengka yang bertempat di Hotel Fitra, Biro Pusat Statistik Majalengka dan Kantor Bupati Majalengka. (gan)

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pemkab Majalengka Lakukan Tes Swab Secara Masif

MAJALENGKA, – Untuk mengetahui sekaligus upaya menekan penyebaran virus corona, Pemerintah Kabupaten ...

%d blogger menyukai ini: