Home / Berita Terkini / Pemkab Majalengka Gandeng IDI Tekan Stunting

Pemkab Majalengka Gandeng IDI Tekan Stunting

MAJALENGKA, – Secara nasional  Majalengka termasuk tujuh besar Kota/Kabupaten penyumbang stunting di Jawa Barat dengan posis 60.

Terdapat delapan kabupaten/kota yang memiliki prevalensi stunting tinggi di antaranya Kabupaten Garut (43,2 persen), Kabupaten Sukabumi (37,6 persen), Kabupaten Cianjur (35,7 persen), Kabupaten Tasikmalaya (33,3 persen), Kabupaten Bandung Barat (34,2 persen), Kota Tasikmalaya (33,2 persen), Kabupaten Majalengka (30,2 persen), dan Kabupaten Purwakarta (30,1 persen). Data tersebut berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat.

Menanggapi hal itu, Bupati Majalengka, Karna Sobahi khawatir sehingga menggandeng berbagai stakeholder termasuk Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Majalengka dalam rangka menekan angka stunting tersebut.

“Dalam hal hal ini kita cukup prihatin dengan hal ini, kita harap IDI terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten untuk ikut terlibat dalam mensosialisasikan program bebas stunting di Majalengka ini,” katanya, Minggu (23/2/20).

Bupati minta, IDI bisa bersinergi mensukseskan program Majalengka Raharja terutama dalam bidang pelayanan kesehatan, di antaranya ialah Program Puskesmas Nganjang Ka Imah (Rumah).

Masih dijelaskannya, penanganan masalah stunting menjadi program prioritasnya dalam pelayanan kepada masyarakat sebagai penunjang dan wujud Majalengka Raharja.

“Kali ini kita fokus pada masalah stunting, menjadi prioritas kita bersama. Hal ini bentuk wujud dari keberhasilan membangun Majalengka bisa Raharja,” tambahnya.(dan).

About Sindangkasih News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Penyeprotan Disinfektan Secara Massal, Tekan Risiko Penyebaran Covid-19

MAJALENGKA, – Untuk menekan tingkat risiko penyebaran Virus Corona, sterilisasi di sepanjang ...

%d blogger menyukai ini: